Penilaian Harian Integrasi Sosial - XI IPS 2

1.     Berdasarkan materi syarat berhasilnya integrasi sosial, berikan penilaian apakah integrasi sosial di Indonesia sudah memenuhi syarat-syarat tersebut? Jelaskan jawaban Anda dengan memberikan alasan yang tepat.

Berdasarkan syarat berhasilnya integrasi sosial menurut Meyer Nimkoff dan William F. Ogburn sebagai berikut;

·      Anggota masyarakat merasa mereka berhasil saling mengisi kebutuhan satu sama lain, yang berarti kebutuhan sandang, pangan, dan kebutuhan sosialnya dapat dipenuhi. Dengan terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan, menyebabkan masyarakat menjadi saling menjaga keterikatan antara satu dan lainnya. Seperti contoh warga Indonesia berbondong-bondong untuk memberi bantuan berupa sembako di situasi pandemik Covid-19.

·      Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan bersama mengenai norma-norma dan nilai sosial yang dijadikan pedoman untuk berinteraksi dengan lainnya. Contohnya seperti sepakat untuk mematuhi UUD 1945 dan Pancasila sebagai pedoman hidup masyarakat Indonesia.

·      Norma dan nilai sosial berlaku cukup lamadan di jalankan secara konsisten dengan waktu yang relatif Panjang dan tidak mengalami perubahan sehingga memicu aturan baku dalam proses integrasi sosial. Seperti contoh saat pindah rumah di daerah yang berbeda sehingga harus mengikuti aturan norma lingkungan tersebut yang lama kelamaan akan membuat integrasi semakin mudah.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa integrasi sosial di indonesia sudah memenuhi syarat integrasi sosial sesuai dengan poin-poin dan alasan di atas

 

2.     Berdasarkan materi faktor-faktor pendorong integrasi sosial, faktor mana saja yang terealisasi dalam proses integrasi di Indonesia? Berikan penjelasan seperlunya terhadap faktor tersebut.

Di dalam sistem pemerintahan negara kita, terdapat berbagai macam etnis suku, budaya dan ras. Seperti contoh, di dalam DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) terdapat anggota yang memiliki bermacam-macam suku, budaya, dan ras seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan bahkan Papua. Selain itu, terdapat contoh lain seperti perayaan hari kemerdekaan yang biasa di sebut sebagai Tujuh Belas Agustus-an, dimana semua orang yang memiliki perbedaan sama-sama berpartisipasi untuk memeriahkan acara tahunan tersebut dan tidak memandang seseorang tersebut dari golongan manapun. Sama halnya dengan acara Tujuh belas Agustus-an, sekolah-sekolah di Indonesia juga tidak membeda bedakan seseorang, terlebih sekolah negeri yang ada di Indonesia, karena sekolah negeri di Indonesia tidak membeda bedakan dan semua murid dari berbagai golongan, ras dan agama tersatukan di dalam satu lingkungan sekolah. Contoh terakhir, faktor pendorong integrasi sosial di Indonesia juga sudah terealisasi di dunia pekerjaan. Sebagai contoh, seorang dokter dan perawatnya yang memiliki agama yang berbeda, tetapi mereka tetap melakukan pekerjaannya bersama karena mereka memiliki rasa saling membutuhkan dalam konteks pekerjaan.


Ridha Fatima Az-zahra

XI IPS 2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Integrasi Sisoal di Indonesia

INTEGRASI

Integrasi Sosial di Indonesia